Air Terjun Biroro Gowa – Makassar dikenal sebagai kota pesisir dengan karakter cuaca yang panas dan terik hampir sepanjang tahun. Sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Daeng memang menyimpan banyak pesona budaya dan kuliner, namun untuk urusan udara sejuk dan suasana tenang, banyak warganya justru memilih “melarikan diri” sejenak ke kawasan pegunungan. Tak heran, wisata alam di daerah dataran tinggi selalu menjadi incaran utama saat akhir pekan atau musim liburan tiba.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk merasakan udara sejuk khas pegunungan. Tak sampai satu jam dari Kota Makassar, tepatnya di Kabupaten Gowa, tersembunyi sebuah destinasi wisata alam yang masih sangat alami dan menenangkan: Air Terjun Biroro. Tempat ini bukan sekadar wisata air biasa, melainkan sebuah oase alam yang menawarkan ketenangan, kesejukan, dan panorama yang memanjakan mata.
Kabupaten Gowa, Rumah bagi Wisata Alam Pegunungan Favorit
Kabupaten Gowa sejak lama dikenal sebagai wilayah penyangga Makassar yang kaya akan potensi wisata alam. Bentang alamnya yang didominasi perbukitan dan pegunungan menjadikan daerah ini memiliki banyak air terjun, sungai alami, serta kawasan hijau yang masih terjaga. Salah satu yang kini mulai banyak dilirik wisatawan adalah Air Terjun Biroro.
Berbeda dengan destinasi wisata yang sudah ramai dan penuh sentuhan modern, Air Terjun Biroro justru menawarkan kesan “pulang ke alam”. Suasananya tenang, udaranya segar, dan pemandangannya masih sangat natural—cocok untuk kamu yang ingin rehat sejenak dari hiruk pikuk kota.
Lokasi Air Terjun Biroro dan Akses Menuju Lokasi
Air Terjun Biroro terletak di Desa Bonto Lerung, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Akses menuju lokasi terbilang cukup mudah, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari pusat Kota Makassar, perjalanan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1–1,5 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Setibanya di Desa Bonto Lerung, perjalanan belum sepenuhnya berakhir. Kamu masih harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau trekking sejauh kurang lebih 200 meter. Namun, jangan khawatir—jalur trekking ini justru menjadi salah satu daya tarik utama sebelum tiba di air terjun.
Sensasi Trekking yang Menenangkan dan Instagramable
Perjalanan kaki menuju Air Terjun Biroro akan memberikan pengalaman yang berbeda dari wisata alam kebanyakan. Jalur trekking akan membawamu melewati hutan bambu yang rimbun, diselingi pemandangan areal persawahan milik warga yang hijau dan tertata rapi.
Sawah-sawah ini berbentuk terasering, menciptakan lanskap yang sangat indah dan menenangkan. Udara di sepanjang jalur terasa sejuk, jauh dari polusi dan kebisingan kota. Suara alam—gemericik air, desiran angin, dan kicauan burung—menjadi musik alami yang menemani setiap langkah.
Tanda bahwa kamu hampir tiba di lokasi air terjun adalah jembatan bambu sederhana. Dari titik ini, Air Terjun Biroro sudah sangat dekat dan suara jatuhan air mulai terdengar jelas.
Pesona Air Terjun Biroro yang Masih Alami
Air Terjun Biroro memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan debit air yang cukup deras. Airnya sangat jernih dan dingin, karena bersumber langsung dari Gunung Bawakerang, salah satu gunung yang terkenal di Sulawesi Selatan.
Di bagian bawah air terjun, terdapat kolam alami yang terbentuk secara alami. Kedalaman kolam ini konon mencapai sekitar 8 meter, menjadikannya terlihat eksotis namun sekaligus menyimpan potensi bahaya jika tidak berhati-hati.
Di sisi kanan dan kiri air terjun, pepohonan hijau tumbuh rapat, menciptakan suasana yang teduh dan sejuk. Kombinasi antara tebing, air terjun, vegetasi hijau, dan bebatuan alami membuat Air Terjun Biroro tampak seperti lukisan alam yang hidup.
BACA JUGA: 5 Air Terjun Eksotis di Gowa yang Wajib Kamu Kunjungi!
Spot Bersantai dan Menikmati Alam
Di sepanjang aliran sungai, terdapat bebatuan besar yang sering dimanfaatkan wisatawan untuk duduk bersantai. Dari sini, kamu bisa menikmati panorama air terjun sambil meresapi suasana damai yang jarang ditemukan di tempat lain.
Tempat ini sangat cocok untuk:
- Melepas penat setelah rutinitas kerja
- Menenangkan pikiran
- Quality time bersama teman atau keluarga
- Menikmati alam tanpa gangguan keramaian
Aturan Keselamatan: Dilarang Berenang di Kolam Air Terjun
Meskipun kolam alami di bawah Air Terjun Biroro terlihat sangat menggoda, wisatawan dilarang untuk berenang di area tersebut. Larangan ini bukan tanpa alasan.
Pertama, kedalaman kolam yang cukup ekstrem bisa membahayakan keselamatan. Kedua, aliran air yang deras berpotensi menyeret tubuh ke bagian yang lebih dalam. Selain itu, tidak menutup kemungkinan material seperti ranting atau batu dari hulu sungai terbawa arus dan jatuh secara tiba-tiba.
Karena itu, pengelola dan warga setempat menyarankan pengunjung untuk cukup menikmati keindahan alam dari tepi sungai atau bebatuan yang aman.
Surga Foto Alam yang Instagramable
Bagi pecinta fotografi atau pengguna media sosial, Air Terjun Biroro adalah spot foto alam yang sangat instagramable. Latar air terjun yang menjulang, dikelilingi pepohonan hijau dan tebing alami, menciptakan komposisi visual yang kuat dan estetik.
Baik foto landscape, potret, maupun konten video, semuanya akan terlihat menarik tanpa perlu banyak filter. Cahaya alami yang masuk di sela-sela pepohonan juga membuat hasil foto terlihat lebih dramatis dan hidup.
Harga Tiket Masuk yang Ramah di Kantong
Salah satu kelebihan Air Terjun Biroro adalah harga tiket masuknya yang sangat terjangkau. Setiap pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp5.000 per orang. Dengan harga tersebut, kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang masih alami dan suasana yang menenangkan.
Fasilitas Penunjang Wisata
Meski tergolong wisata alam yang masih alami, fasilitas di Air Terjun Biroro sudah cukup memadai untuk kenyamanan pengunjung. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:
- Toilet yang cukup bersih
- Tempat sampah di beberapa titik
- Area istirahat sederhana
Keberadaan fasilitas ini menunjukkan adanya perhatian terhadap kenyamanan wisatawan sekaligus upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Pilihan Penginapan di Sekitar Air Terjun Biroro
Bagi wisatawan yang datang dari luar kota atau ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan ini, tersedia beberapa pilihan penginapan dengan harga terjangkau.
1. Lembah Biru Lagoon Homestay
Penginapan ini berjarak sekitar 3 km dari Air Terjun Biroro. Dengan tarif sekitar Rp280.000 per malam, kamu sudah mendapatkan tempat menginap yang nyaman dengan suasana alam yang menenangkan.
2. Pondok Mini Malino
Alternatif lainnya adalah Pondok Mini Malino yang juga berjarak sekitar 3 km dari lokasi air terjun. Harga sewanya lebih ekonomis, yakni sekitar Rp140.000 per malam, cocok untuk backpacker atau wisatawan dengan budget terbatas.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Air Terjun Biroro
Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Biroro adalah pada musim kemarau atau saat cuaca cerah. Debit air biasanya stabil, jalur trekking lebih aman, dan pencahayaan alami sangat mendukung untuk aktivitas fotografi.
Disarankan datang pada pagi hingga siang hari agar bisa menikmati suasana dengan lebih maksimal dan menghindari perjalanan pulang saat hari mulai gelap.
Penutup: Destinasi Alam Wajib Saat Berada di Gowa
Air Terjun Biroro adalah bukti bahwa Kabupaten Gowa menyimpan banyak keindahan alam yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Dengan akses yang relatif mudah, tiket masuk murah, panorama alam yang memukau, serta suasana yang tenang, tempat ini layak masuk dalam daftar destinasi wisata alam favoritmu.
Tak perlu menunda terlalu lama. Siapkan waktu liburmu, ajak orang-orang terdekat, dan nikmati setiap jengkal keindahan yang ditawarkan Air Terjun Biroro—sebuah pelarian sempurna dari panasnya Makassar dan penatnya rutinitas sehari-hari.



