BeritaViral

Viral Aksi Mahasiswa Papua di Gowa Bentangkan Bendera KNPB, Aparat Lacak Pelaku

KABARGOWA.COM, GOWA – Dunia  maya kembali ramai setelah beredar video aksi mahasiswa Papua di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam video itu, terlihat pembentangan bendera Komite Nasional Papua Barat atau KNPB.
Aksi tersebut langsung memicu perhatian aparat keamanan setempat.

Menanggapi hal itu, aparat kini melacak para oknum yang terlibat dalam aksi tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali.
Selain itu, aparat ingin mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di lahan perkebunan Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe.
Kejadian itu berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025.
Namun, aparat baru mengetahui aksi itu setelah videonya viral di media sosial.

Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Heri Kuswanto, memberikan klarifikasi terkait video tersebut.
Ia menjelaskan bahwa tidak ada pengibaran bendera di tiang permanen.
Menurutnya, bendera hanya dibentangkan secara manual oleh peserta aksi.

“Memang ada pembentangan bendera, tetapi bukan pengibaran di tiang tinggi,” ujar Heri.
Ia menambahkan, bendera tersebut kemudian dilipat kembali setelah kegiatan selesai.
Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Selasa, 16 Desember 2025.

Berdasarkan penyelidikan awal, aksi tersebut dilakukan untuk memperingati HUT KNPB ke-16.
Informasi ini diperoleh dari keterangan warga sekitar lokasi kejadian.
Aksi itu diperkirakan diikuti sekitar 25 orang.

Mayoritas peserta merupakan mahasiswa Papua yang berdomisili di Makassar dan sekitarnya.
Dalam video, tampak tiga pria menyampaikan pernyataan terkait eksistensi KNPB.
Salah satu dari mereka terlihat memegang bendera merah dengan simbol bintang putih.

Langkah Tegas Aparat

Aparat gabungan TNI dan Polri kini melakukan penyisiran di wilayah terkait.
Mereka mencari pihak-pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan.
Proses ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan lanjutan.

Letkol Inf Heri menegaskan bahwa aksi tersebut berpotensi melanggar hukum.
Pihak TNI juga telah berkoordinasi dengan Kapolres Gowa.
Koordinasi itu dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan kegiatan makar.

Saat ini, aparat tengah mengidentifikasi pelaku melalui rekaman video.
Langkah tersebut dilakukan untuk proses pemanggilan atau penangkapan.
Semua prosedur akan dijalankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Heri juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika melihat aktivitas serupa.
Ia menekankan pentingnya peran warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Upaya ini dilakukan demi menjaga stabilitas dan ketertiban wilayah Gowa.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button